Aku Rindu, Bagaimana Kamu Di Sana



Berat ya, kita saling menunggu tanpa seorangpun yang tahu. Kita saling menyebut nama dalam doa, tanpa tahu kabar bagaimana. Cara kita yang tak wajar dalam bertegur sapa, cara kita yang tak biasa menghabiskan senja. Cara kita untuk saling menjaga, sampai waktunya tiba.



Aku tak sepintar itu, mengartikan bahasa rindu lewat rintik hujan atau dinginnya malam. Aku tak sedang diam menunggu, aku tertatih letih menghampirimu. Aku sebisa mungkin bisu, agar tentangmu hanya Dia dan aku yang tahu. Sederhana, karena rasa tidak akan pernah membebani logika.

= Belum Selesai =



Facebook Twitter Google+
Back To Top