Ada Masanya, Singgah Sebentar Lalu Pergi Meninggalkan



Bukan perpisahan yg ku tangiskan
Tapi yg sangat aku sesalkan
Mengapa kau datang
Bukan untuk bertahan
Singgah sebentar lalu pergi meninggalkan

Ada Masanya, Singgah Sebentar Lalu Pergi Meninggalkan


Bukan perubahan sikap mu yg aku tidak aku terima
Tetapi mengapa rasa itu begitu besar dan membutakan mata
Membuat ku tak membatu dan berhenti di sebuah pinggir hati

Saat ini bukan hanya kerelaan yg ku usahakn
Memperjuangkan mu juga jadi sebuah keharusan
Tapi jika kau memilih untuk meninggalkan
Aku mengerti dan paham bagai mana menggunakan langkah untuk berhenti lalu mundur teratur

Tak ada kebaikan dalam sebuah keterpaksaan
Tak ada keindahan di balik kedustaan
Aku memang menginginkan mu begitu besar
Hasrat untuk memiliki mu juga menggebu-gebu
Akan tetapi aku tak sejahat itu untuk memaksakan

Melangkahlah, capai yg ingin kau usahakan, temukan banyak kebahagiaan di sana
Jika bersama ku hanya melahirkan luka dari keterpaksaan
Maka pergilah, walau hati tak rela, perasaan tak sudi
Aku yakin bahagiamu ada di depan sana, biar aku menjadi bagian mu yg tercampakkan

Jangan khawatir masih banyak lorong-lorong gelap di dunia untuk ku tinggali
Masih banyak manusia-manusia yg bernasib sama di luar sana,
Aku akan menemukan teman ku, setidaknya masih ada tempat ku berlindung dan berbagi dengan sesama ku

Akhir kata selamat berbahagia seluruh pasangan di dunia, lupakan kami
Kaum tercampakkan dalam asmara, tapi ingat kami tidak pernah sedikitpun meminta dikasihani, karena kami percaya, kami pun mampu bahagia di dunia
Dan di kehidupan sana ada banyak kesenangan dan keindaha yg menunggu kami untuk dinikmati dimana dimasa hidup tak sempat kami rasakan.
Wahai para penikmat dunia semua ada masanya


[ Rizal ]
Facebook Twitter Google+
Back To Top