Ada Doa Diam-Diam Untuk Sebuah Pertemuan, Ada Sebuah Cerita Dibalik Rindu Yang Tertahan


Tak selamanya tangis mendefinisikan tentag rasa sakit. Karena air mata bisa saja jatuh ketika hati mulai bicara, dan harap mulai naik ke langit bersama doa. Sadar akan diri yang penuh akan kekurangan dan berharap kepada sang pencipta yang maha memiliki. Akan kah hati ini selalu sepi atau suatu saat nanti ada seseorang yang akan megisi.

Ada Doa Diam-Diam Untuk Sebuah Pertemuan, Ada Sebuah Cerita Dibalik Rindu Yang Tertahan


Ada doa diam-diam untuk sebuah pertemuan, ada sebuah cerita di balik rindu yang tertahan. Ada nama yang enggan untuk di sebut, tapi selalu gaduh jika mata ini mulai terpejam. Berharap, kau orang pertama yang aku lihat saat aku bangun dari tidur dan semoga itu bukan hanya mimpi.

Di depanmu aku malu, tapi di depan Tuhan aku terang-terangan memintamu. Berharap kita dipersatukan, tidak hanya sekedar dipertemukan. karena ada yang berbeda pada saat kita bertemu, sebab hati ini selalu yakin kalau kau adalah jodohku.

Diam-diam dalam malam selalu aku sampaikan nama mu. berharap takdiri seperti yang aku harapkan dalam pintaku. Tidak lebih dan tikda kurang, semoga dan semoga kau bisa menjadi imam di setiap sujud malam-malamku. Doa mu akan selalu aku aamiinkan, karena aku akan selalu ada di belakangmu sebagai pendampingmu.

Ada banyak rindu yang tertahan dan ada banyak kisah yang ingin aku sampaikan. Kisah tentang dimana aku mengenalmu, entah kenapa ada rasa yang berbeda ketika kita semakin dekat. seperti malam yang mengizinkan hadirnya sepotong rembulan untuk menerangi malam. Apakah itu hanya perasaan sesaat dan akan hilang. Atau memang benar, tapi Sudahlah !!!


Apa dayaku yang hanya bisa menunggu, tidak seperti mu yang bisa datang dan meminta. Aku harap kau seberani itu, karena pintaku tidak akan sampai kau menundukan wajah dan kembali pulang. Kita akan mulai sama-sama sebuah hidup, meniti langkah demi langkah sampai sampai di puncak yang sama-sama kita harapkan. Segeralah, karena ada banyak rindu yang ingin aku sampaikan.
Facebook Twitter Google+
Back To Top