Terimakasih Telah Biarkan Rasa Sakit Ini



bulir bulir air kaca yang bening mulai menuruni pipi ku,
kamu sosok yang begitu besar artinya ada dalam hidupku
tak sangka kau sayat lembut belati itu tepat di jantungku

Terimakasih Telah Biarkan Rasa Sakit Ini


memang tak seketika buat ku tersungkur sakit
namun apakah kamu pernah rasa begitu perihnya
hingga hanya air mata yang mampu aku keluarkan?
jerit pilu rasanya tertahan dalam setiap rongga dada ku
membuat semua semakin ter tutup

sayang terima kasih telah biarkan rasa sakit ini

aku sendu sendiri
namun karna badai ini aku belajar menciptakan pelangi ku sendiri
sambil menunggu syam (matahari) kan datang dan sinari tanpa henti

Penulis : Nill's
Facebook Twitter Google+
Back To Top